![]() |
| Ilustrasi |
*
TANGERANG, -- Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh tim redaksi kepada Kanit Reskrim Polsek Panongan dan Kapolresta Tangerang terkait perkembangan penanganan laporan informasi mengenai dugaan pengangkutan BBM tanpa izin oleh armada transportir milik PT Sentral Global Buana (SGB) di wilayah Panongan. Konfirmasi ini dilakukan guna menghindari munculnya dugaan pembiaran atas laporan masyarakat tersebut.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi yang bersifat substansial dari pihak kepolisian. Baik Kanit Reskrim Polsek Panongan maupun Kapolresta Tangerang masih menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
“Mohon waktu, akan kami cek terlebih dahulu,” ujar Kapolresta Tangerang melalui pesan WhatsApp, Kamis (15/1/2026).
Sementara itu, pihak PT Sentral Global Buana (SGB) belum memberikan tanggapan terkait dugaan keterlibatan armada transportirnya dalam aktivitas pengangkutan BBM tanpa izin tersebut. Tim redaksi masih berupaya menghubungi manajemen perusahaan guna memperoleh klarifikasi dan hak jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Perwakilan LSM Pemantau Keadilan dan Negara (PKN) menilai lambannya penanganan laporan informasi ini berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
“Aparat penegak hukum seharusnya segera mengambil langkah konkret, setidaknya dengan menaikkan status laporan informasi menjadi laporan polisi agar dapat dilakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujar Sandi Ari B., Minggu (18/1/2026).
Ia menegaskan, aparat penegak hukum memiliki kewajiban menjaga integritas proses hukum sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 281, yang bertujuan melindungi independensi penyidikan, penuntutan, hingga pemeriksaan di persidangan. Setiap bentuk upaya menghalang-halangi atau memengaruhi proses penegakan hukum merupakan tindakan melawan hukum dengan konsekuensi pidana.
Redaksi menilai penanganan yang transparan dan profesional sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Oleh karena itu, perkembangan kasus ini akan terus dipantau dan disajikan kepada publik secara berimbang, akurat, dan bertanggung jawab.(Red)
.jpg)

.jpg)